Senin, 30 Desember 2013

Bedakan Diet dan Anoreksia

Anoreksia nervousa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang. pencitraan diri penderita anoreksia dipengaruhi oleh bias kognitif (pola penyimpangan dalam menilai suatu situasi). hal ini memperngaruhi cara seseorang dalam berpikir serta mengevaluasi tubuh dan makanannya. Anoreksia nervousa merupakan penyakit kompleks yang melibatkan beberapa kompenen dalam tubuh. diantaranya adalah mental (psikologi), sosiologi, dan fisologi. sering kali ditemui penurunan enzim hati pada tiap penderitanya.
Penderita anoreksia biasanya dihimpun dari orang-orang yang mempunyai kecenderungan melakukan diet secara ekstrim dan tak lazim. terlepas dari itu anoreksia sering kali diidap oleh perempuan muda yang mempunyai masalah untuk menurunkan berat badannya yang dirasa terlalu gemuk. banyak dari penderita anoreksia malah membiarkan tubuhnya kelaparan karena harus memenuhi obsesi mereka untuk melakukan diet.

Gejala anoreksia:
dalam gejala awal anoreksia salah satu diantaranya adalah berat badan yang tidak stabil dan tak seimbang dengan umur, postur dan tinggi tubuh biasanya dibawah 15% berat normal. dan gejala-gejala lainnya adalah:
-tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut.
-tidak mau dan menolak makan didepan umum.
-sering merasa gelisah
-kulit kusam
-nafas pendek
-cemas tehadap asupan kalori

menderita anoreksia dapat menimbulkan terganggunya fungsi tubuh serta menggangu kestabilan fungsi tubuh. 
ada dampak lebih buruk lagi apabila seorang penderita anoreksia mengonsumsi laksatif karena laksatif sangat berbahaya bagi tubuh. Laksatif adalah substansi yang akan memaksa tubuh mengeluarkan cairan serta makanan yang masih diproses di dalam usus sehingga nutrisinya tidak terserap sempurna. Laksatif juga mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang mungkin bisa terserap oleh tubuh. Penggunaan laksatif dalam jangka panjang bisa mengakibatkan gangguan permanen pada kestabilan sistem pencernaan serta menyebabkan tubuh kekurangan banyak nutrisi.
Penanganan Untuk Penderita Anoreksia
Apabila Anda mengetahui seorang penderita anoreksia, pertama-tama beri lah dorongan kepada mereka untuk mengatur pola makan dengan benar dan beri tahukan bahaya anoreksia. Namun apabila usaha Anda belum berhasil juga, Anda bisa membawa orang tersebut ke dokter atau konsultan kesehatan karena mereka dapat membantu penderita anoreksia memerangi penyakitnya.


1 komentar: